MY WAY

MY WAY

And Now the end is near …

And so I face the final certain …

My friend , I’ll say it clear …

I’ll state my case , of which I’am certain …

 

Lantunan lembut suara Frank Sinatra menggugah kenangan ….tidak terasa 36 tahun masa kerja terlewat sudah. Berawal dari Palembang , Semarang , Ambon , Bandung , Surabaya , Probolinggo , Jember, Bondowoso , Lumajang , Jember , Sidoarjo , Jombang , Sidoarjo and finish….dengan dikemas wisata Yogyakarta diserahkan SK Pensiun per Januari tahun 2017….

 

I’ve lived a life that’s full …

I traveled each and every high way …

And more , much more than this….

I did it my way…

 

Frank Sinatra masih melanjutkan nyanyiannya…

Berkelebat teman – teman seperjuangan di tiga belas kota

Dimulai dari Bumi Sri Wijaya dengan Jembatan Ampera Nan Gagah Perkasa , Gambang Semarang , Sio Mama Ambon , Geulis Bandung , Lenggang Surabaya , Kerapan Sapi Brejul Probolinggo , Jember dengan Fashion Carnaval yang mendunia plus suwar –suwirnya , Tape Manis Bondowoso , Kota Pisang Lumajang , balik lagi Jember , berkarya dikota bandeng dan udang serta mendunia dengan Lumpur Lapindonya , sempat bertengger di Kota Santri Jombang dan balik lagi dikota deltras dan berakhir disana….

 

Dimulai cita – cita ingin bekerja yang berpindah – pindah lokasi disertai dengan doa yang tulus dari diri sendiri dan orang tua ternyata doa itu dikabulkan Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah nuansa delapan puluhan dengan kredo muda kaya raya , tua masuk surga terlewati dengan baik , dengan catatan kaya raya nya tidak …he …he…he …

yang terjadi adalah Muda berencana Tua Sejahtera…kok bisa ya ?

Semua tergantung bagaimana mendifinisikan kata sejahtera , kalau sejahtera selalu didifinisikan dengan finansial , sampai kiamat datang hal itu tidak akan terjadi , mengingat manusia itu mempunyai sifat serakah bin kemaruk…

Namun apabila Sejahtera itu didifinisikan dengan kenikmatan yang diberikan Allah Swt Tuhan Yang Maha Esa kepada umatnya berupa keamanan, kedamaian , sehat jasmani , jauh dari segala bencana terpenuhinya kesehatan mental dan spiritual maka hanya syukur dan syukurlah yang memang harus dihaturkan.      

Purna tugas dalam keadaan sehat perlu disyukuri banget , apalagi sempat  bermukim kembali ditempat kawan –kawan semasa kecil berada….telusuri kembali kegiatan semasa kecil , remaja , sampai lulus SLTA sebelum kuliah dan melalang buana…

 

Regrets , I had a few

But then again , too few to mention…

Frank melanjutkan lagunya…

Dengan me-redifinisi kata sejahtera maka sampai saat ini saya ( menurut hemat saya lho ) termasuk yang tua dan sejahtera. Bagaimana tidak saya kembali menekuni Kepramukan , tempat saya digembleng di Kepanduan. Gugus depan Teritorial Pattimura kembali menjadi tempat saya berteduh , mendapatkan sertikat hak bina yang merupakan persyaratan seorang Pembina Pramuka.

Pengalaman hidup dibeberapa wilayah di Indonesia merupakan bahan yang tidak akan habis untuk ditularkan kepada generasi penerus kepramukaan.

Manusia Berusaha Tuhan Yang menentukan…

Menjadi Pembina Premuka merupakan hal yang tidak pernah terpikirkan , namun dengan selalu melihat diri sendiri akhirnya terbentang jalan yang sangat luas…

Namun seperti manusia pada umumnya Raga tidak bisa menipu walau pemikiran masih kuat. Setelah berkutat sekitar empat tahun menjadi Pembina Pramuka maka rambut dikepala memutih , alis , kumis dan jenggot juga memutih sepertinya harus undur diri dari kepemudaan , saatnya mencari komunitas lain yang sebaya….

P2TEL Cabang Magelang menjadi tempat bernaung , sekian tahun jadi Sekretaris dan periode berikutnya menjadi Ketua. Kembali bersama – sama rekan PMP lainnya saling bahu membahu menjalankan organisasi serta memberikan layanan kepada seluruh anggota.

Layanan Iman Budaya dan Olah Raga , Layanan Sosial sekarang menjadi kegiatan sehari – hari yang dilakukan. Bukankah orang yang berguna bagi orang lain merupakan orang terbaik dimata Tuhannya ? Walahualam…..

Papetela ….Paguyuban Penyanyi Tembang Lawas P2TEL merupakan wadah kegiatan budaya tarik suara untuk mendukung kesehatan mental disamping kegiatan rohani tentunya.

Sedulur Lapast …Komunitas Jalan Pagi Lapangan Pemda Muntilan baru saja ulang tahun yang ke 9…merupakan komunitas lainnya yang diikuti…teman sebaya , sebagian besar pensiunan PNS , TNI , POLRI ataupun pensiunan pegawai swasta , para usahawan kecil dan rakyat biasa lainnya , tempat untuk sehat dan bercanda ria setiap hari. Lima hari dalam sepekan minimal 30 menit berjalanlah untuk sehat. Sabtu ceria merupakan kegiatan yang ditunggu Senam Sehat di kantor Telkom Magelang bersama rekan anggota P2Tel lainnya….

To think I did all that …

And May I say , not in a shy way…

Oh no…Oh no , Not Me

I did it my way….

Frank mau mengakhiri lagunya….

Aku turut berdendang , lagu ini favoritku…

Nikmat apa lagi yang kau dustakan…?

Setiap bulan anggap saja MP merupakan penghasilan bulanan…..sertai doa semoga langgeng dan syukur kalau ada kenaikan …..

Masih sehat , kegiatan mengalir deras menjadikan tidak pikun ….tidak sempat melamun…

Sudah 43 tahun….usia yang matang untuk bekerja lebih keras ….

Mengalir , nikmati , jangan bebani hati yuuk kita nyanyi bersama …don’t worry oooyeee…..

Selamat Ulang Tahun ke 43 Dapentel….

 

Lereng Merapi , 13 Desember 2025

Tri Cahyono