Komitmen Untuk Menciptakan Situasi dan Kondisi Yang Kondusif Ditengah Pandemi Covid-19

MADIUN (12-11-2020), di Kota Madiun terdapat 14 perguruan pencak silat yang tersohor di seantero Nusantara, maka wajar jika kota yang terkenal dengan kulinernya Sego Pecel ini disebut sebagai Kota Pendekar. Namanya pendekar sudah semestinya menjaga martabat perguruannya, namun kadang masalah sepele bisa menimbulkan keributan yang dahsyat, bahkan mengakibatkan korban jiwa.

Benar saja, hanya karena saling ejek soal tugu Lambang Perguruan bisa menimbulkan huru-hara, maka Maidi, Walikota Madiun segera mengumpulkan para pendekar untuk mengajak rembugan agar masalah itu tidak diperpanjang lagi dengan komitmen untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif ditengah penanganan Pandemi Covid-19 yang terus menambah kasus dan korban jiwa.

Penulis sendiri tergabung dalam perguruan yang inti pengajaran Sang Gurunya adalah tentang olah pernafasan disamping kanuragan untuk  kebugaran dan penyembuhan, cocok untuk olahraga ditengah Pandemi Covid-19 bagi pangsiunan. Sementara olahraga yang bersifat masal lainnya tidak boleh dilaksanakan oleh adanya Perwali No.39 Tahun 2020.

Mersudi Patitising Tindak Pusakane Hening - Mencari sampai dapat segala sesuatu dengan tindakan yang benar dan tepat ditengah keheningan dan kebeningan jiwa raga. (mashenk007)

COMMENTS
LEAVE A REPLY